AIJ : PROXY SERVER
Pengertian Proxy Server
Proxy server adalah perangkat komputer atau software yang bekerja sebagai proxy, yaitu menjadi perantara bagi Anda dan server tujuan. Jadi, ketika mengakses internet, Anda tidak langsung terhubung ke website tujuan karena akan melalui server terlebih dahulu. Misalnya, ketika mengakses sebuah website.
Dengan adanya proxy , Anda juga bisa melakukan aktivitas internet yang lebih aman. Alasannya, informasi asli Anda bisa disamarkan dengan bantuan proxy tersebut. Jadi, tidak mudah dicuri oleh hacker.Tak hanya itu, proxy server juga cukup efektif digunakan sebagai sebuah gateway. Nantinya, semua koneksi yang dilakukan akan sesuai dengan setting gateway yang ditetapkan. Dengan begitu, tidak mudah disusupi serangan dari luar yang tidak diinginkan.
Fungsi Proxy Server
1. Masking
Proxy server memiliki fungsi menutupi atau menyembunyikan identitas Anda, terutama alamat IP. Ketika pertukaran data melewati gateway, alamat IP Anda akan diganti. Dengan begitu, website yang Anda tuju tidak bisa mengetahui alamat IP asli Anda.
2. Connection sharing
Server proxy berfungsi sebagai sebuah hub atau terminal. Sebagai contoh, jika sebuah perusahaan menggunakan proxy, maka semua orang di perusahaan tersebut dapat mengakses internet melalui satu jalur atau satu gateway.
Dengan kondisi tersebut, antar komputer dapat saling berbagi akses data melalui server yang sama.
3. Filtering
Fungsi proxy server lainnya adalah filtering, atau sebagai pemilah informasi. Semua transfer informasi menggunakan internet akan disaring terlebih dahulu sehingga bisa meminimalisir serangan virus atau malware.
4. Caching
Proxy server juga berfungsi untuk caching. Artinya, data sementara dari aktivitas internet akan disimpan di server. Jadi ketika Anda ingin mengakses data itu lagi, proxy server akan memberikan data yang sudah disimpan sebelumnya.
Manfaatnya
- Meningkatkan Keamanan Jaringan
- Menjaga Privasi Pengguna
- Mempercepat Akses Konten
- Menghemat Penggunaan Bandwidth
sumber:https://www.niagahoster.co.id/blog/proxy-server/
AIJ : MANAJEMEN BANDWITH
Pengertian Bandwidth
Bandwidth adalah besaran yang menunjukkan seberapa banyak data yang dapat dilewatkan dalam koneksi melalui sebuah network. Istilah ini berasal dari bidang teknik listrik, di mana bandwidth yang menunjukkan total jarak atau berkisar antara tertinggi dan terendah sinyal pada saluran komunikasi (band).
Banyak orang awam yang kadang menyamakan arti dari istilah Bandwidth dan Data Transfer, yang biasa digunakan dalam internet, khususnya pada paket – paket web hosting. Bandwidth sendiri menunjukkan volume data yang dapat di transfer per unit waktu.
Sedangkan Data Transfer adalah ukuran lalu lintas data dari website. Lebih mudah kalau dikatakan bahwa bandwidth adalah rate dari data transfer. Di dalam jaringan komputer, bandwidth sering digunakan sebagai suatu sinonim untuk data transfer rate yaitu jumlah data yang dapat dibawa dari sebuah titik ke titik lain dalam jangka waktu tertentu (pada umumnya dalam detik).
Jenis bandwidth ini biasanya diukur dalam bps (bits per second). Adakalanya juga dinyatakan dalam Bps (bytes per second). Secara umum, koneksi dengan bandwidth yang besar/tinggi memungkinkan pengiriman informasi yang besar seperti pengiriman gambar/images dalam video presentation.
Jenis – Jenis Bandwidth
Terdapat dua jenis bandwidth yaitu :
1. Digital Bandwidth: Digital Bandwidth adalah jumlah atau volume data yang dapat dikirimkan melalui sebuah saluran komunikasi dalam satuan bits per second tanpa distorsi. Satuan yang biasa digunakan adalah bits,Byte,Kilo,Mega,Giga
1bit mewakili data yang dikirim dalam bentuk digital (1 (on) dan 0(off)
1Byte(1B)=8bits | 1Kilobit(1kb)=1.000bits | 1KiloByte(1KB)=8.000bits
1Megabit(1Mb)=1000.000bits 1Gigabits(1Gb)=1.000.000.000 bits
2. Analog Bandwidth: Analog Bandwidth adalah perbedaan antara frekuensi terendah dengan frekuensi tertinggi dalam sebuah rentang frekuensi yang diukur dalam satuan Hertz (Hz) atau siklus per detik, yang menentukan berapa banyak informasi yang bisa ditransimisikan dalam satu saat.
Pengertian dan Konfigurasi Manajemen Bandwidth
Management Bandwidth, adalah suatu alat yang dapat digunakan untuk management dan mengoptimalkan berbagai jenis jaringan dengan menerapkan layanan Quality Of Service (QoS) untuk menetapkan tipe-tipe lalulintas jaringan. sedangkan QoS adalah kemampuan untuk menggambarkan suatu tingkatan pencapaian didalam suatu sistem komunikasi data.
Manajemen Bandwidth adalah pengalokasian yang tepat dari suatu bandwidth untuk mendukung kebutuhan atau keperluan aplikasi atau suatu layanan jaringan. Pengalokasian bandwidth yang tepat dapat menjadi salah satu metode dalam memberikan jaminan kualitas suatu layanan jaringan QoS = Quality Of Services).
Manajemen Bandwidth adalah proses mengukur dan mengontrol komunikasi (lalu lintas, paket) pada link jaringan, untuk menghindari mengisi link untuk kapasitas atau overfilling link, yang akan mengakibatkan kemacetan jaringan dan kinerja yang buruk.
Maksud dari manajemen bandwidth ini adalah bagaimana kita menerapkan pengalokasian atau pengaturan bandwidth dengan menggunakan sebuah PC Router Mikrotik. Manajemen bandwith memberikan kemampuan untuk mengatur Bandwidth jaringan dan memberikan level layanan sesuai dengan kebutuhan dan prioritas sesuai dengan permintaan pelanggan.
Simple Queues
Queues adalah menu pada winbox dimana kita dapat memanagement bandwith pada suatu komputer client yang sesuai dengan keinginan admin. Dimana computer client di batasi akses upload dan download ke jaringan internet.
Manajemen Bandwitdh pada RouterOS Mikrotik
Pada sebuah jaringan yang mempunyai banyak client, diperlukan sebuah mekanisme pengaturan bandwidth dengan tujuan mencegah terjadinya monopoli penggunaan bandwidth sehingga semua client bisa mendapatkan jatah bandwidth masing-masing. QOS(Quality of services) atau lebih dikenal dengan Bandwidth Manajemen, merupakan metode yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Pada RouterOS Mikrotik penerapan QoS bisa dilakukan dengan fungsi Queue.
Limitasi Bandwidth Sederhana
Cara paling mudah untuk melakukan queue pada RouterOS adalah dengan menggunakan Simple Queue. Kita bisa melakukan pengaturan bandwidth secara sederhana berdasarkan IP Address client dengan menentukan kecepatan upload dan download maksimum yang bisa dicapai oleh client.
Contoh Konfigurasi Manajemen Bandwidth
Kita akan melakukan limitasi maksimal upload : 128kbps dan maksimal download : 512kbps terhadap client dengan IP 192.168.10.2 yang terhubung ke Router. Parameter Target Address adalah IP Address dari client yang akan dilimit. Bisa berupa :
Single IP (192.168.10.2)
Network IP (192.168.10.0/24)
Beberapa IP (192.168.10.2,192.168.10.13) dengan menekan tombol panah bawah kecil di sebelah kanan kotak isian.
Penentuan kecepatan maksimum client dilakukan pada parameter target upload dan target download max-limit. Bisa dipilih dengan drop down menu atau ditulis manual. Satuan bps (bit per second).
Dengan pengaturan tersebut maka Client dengan IP 192.168.10.2 akan mendapatkan kecepatan maksimum Upload 128kbps dan Download 256kbps dalam keadaan apapun selama bandwidth memang tersedia.
Permasalahan Manajemen Bandwidth
Solusi permasalahan Bandwidth Management
Optimalisasi penggunaan bandwidth adalah salah satu kewajiban dari administrator jaringan di suatu institusi atau kantor. Penggunaan bandwidth haruslah diusahakan seoptimal mungkin, sehingga pemakaian internet oleh user dapat dikontrol dengan baik.
Bandwidth management dapat dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari squid dengan delay_poolsnya yang cukup efektif untuk membatasi akses melalui http (port 80) dan kemudian penggunaan HTB yang dapat digunakan untuk mengontrol traffic untuk semua port.
Squid, selain berfungsi untuk bandwidth manajemen memungkinkan penggunanya untuk menghemat bandwidth internet. Squid berfungsi sebagai proxy server, sehingga halaman/file yang sudah diakses oleh pengguna yang menggunakan proxy server yang sama akan disimpan di dalam memory/harddisk. Sehingga ketika pengguna lain ingin mengakses halaman website/file yang sama. Proxy server tinggal memberikan data yang ada di dalam cachenya, sehingga tidak menggunakan koneksi internet lagi. Hal ini menguntungkan kedua belah pihak, karena pengguna akan mendapatkan halaman/file yang diinginkan lebih cepat (karena menggunakan koneksi lokal) dan bandwidth internet secara keseluruhan akan dihemat karena proxy server tidak lagi mengunduh data yang diinginkan pengguna dari internet.
Permasalahan selanjutnya adalah apabila proxy server dan bandwidth manajemen (HTB)berada dalam satu server yang sama. HTB yang dijalankan dalam satu server dengan proxy akan membatasi semua jenis koneksi yang berasal dari server, tidak perduli apakah traffic itu berasal dari internet atau berasal dari cache proxy. Konfigurasi seperti ini tidak efisien, karena seharusnya pengguna dapat mengunduh data yang terdapat di cache proxy dengan kecepatan penuh. Tanpa dibatasi oleh HTB.
Contoh:
Apabila bandwidth yang tersedia sebesar 512kbps dan dibagi untuk 4 client, masing-masing 128kbps. (Pembatasan dilakukan dengan menggunakan HTB)
Maka bandwidth maksimum yang didapatkan oleh client (pengguna) adalah 128kbps, ketika koneksi penuh. Tidak perduli apakah data yang diakses itu sudah berada di cache proxy atau tidak.
AIJ : FIREWALL
Menurut definisinya, firewall adalah sistem keamanan jaringan komputer yang mampu melindungi dari serangan virus, malware, spam, dan serangan jenis yang lainnya. Dapat dikatakan juga bahwa, firewall merupakan perangkat lunak untuk mencegah akses yang dianggap ilegal atau tidak sah dari jaringan pribadi (private network).
Sehingga, tugas utama dari adanya firewall sendiri adalah untuk melakukan monitoring dan mengontrol semua akses masuk atau keluar koneksi jaringan berdasarkan aturan keamanan yang telah ditetapkan.
Namun, masih terdapat beberapa orang atau user yang belum aware dengan adanya sistem ini dan cenderung mengabaikan dari sistem keamanan pada jaringan komputer. Selain itu, firewall juga mempunyai peranan penting dalam menjaga keamanan lalu lintas pada jaringan internet yang terhubung dengan perangkat komputer anda.
Pentingkah Firewall?
Pentingkah penggunaan dari firewall? Pertanyaan tersebut akan muncul ketika perangkat anda belum pernah dampak cukup signifikan dari adanya sebuah virus atau malware. Ketika ada sebuah koneksi ilegal atau lalu lintas yang mencurigakan masuk ke dalam perangkat jaringan komputer anda, maka masalah tersebut akan semakin menjadi rumit dan pelik.
Oleh karena itu, sangat penting sekali bagi anda untuk terus mengaktifkan perlindungan awal dengan menggunakan firewall system untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan. Alasan yang berikutnya, dengan adanya firewall juga sangat membantu untuk terhindar dari praktik pencurian data, penyalahgunaan informasi, ataupun kebocoran rahasia perusahaan.
Nah, semua hal tersebut dapat diselesaikan dengan menerapkan sistem keamanan komputer atau lebih dikenal dengan istilah cyber security. Salah satu komponen dalam keamanan komputer sendiri adalah dengan mengaktifkan layanan dari firewall untuk tetap terhubung setiap waktu.
Fungsi Adanya Firewall
Terdapat banyak sekali keunggulan dan fitur yang dapat dimanfaatkan oleh pengguna agar tetap aman dalam mengakses halaman situs. Berikut ini merupakan beberapa fungsi utama dari penerapan firewall pada perangkat anda.
ASJ : KONTROL DAN MONITOR JARINGAN
Pengertian
Sistem kontrol (sistem kendali) telah memegang peranan yang sangat penting dalam perkembangan ilmu dan teknologi. Di samping sangat diperlukan pada pesawat ruang angkasa, peluru kendali, dan sistem kemudi pesawat, sistem kontrol juga menjadi bagian yang penting dan terpadu dari proses – proses dalam pabrik dan industri modern. Sebagai contoh, sistem kontrol sangat diperlukan dalam operasi – operasi di industri untuk mengontrol tekanan, temperatur, kelembaban, viskositas, dan aliran dalam industri proses, pengerjaan dengan mesin perkakas, penanganan dan perakitan bagian – bagian mekanik dalam industri manufaktur, dan sebagainya.
Karena kemajuan dalam teori dan praktek sistem kontrol, maka sistem kontrol dapat memberikan kemudahan dalam mendapatkan performasi dari sistem dinamik, mempertinggi kualitas dan menurunkan biaya produksi, mempertinggi laju produksi, meniadakan pekerjaan – pekerjaan rutin dan membosankan yang harus dilakukan oleh manusia, dan sebagainya.
Pengertian sistem kontrol itu sendiri adalah proses pengaturan / pengendalian terhadap satu atau beberapa besaran (variabel, parameter) sehingga berada pada suatu harga atau dalam suatu rangkuman harga (range) tertentu.
Sumber: http://tkjhurahura.blogspot.com/2018/08/sistem-kontrol-dan-monitoring.html?m=1
ASJ : SISTEM KEAMANAN JARINGAN
Pengertian
Sistem keamanan jaringan adalah proses untuk mengidentifikasi dan mencegah pengguna yang tidak sah dari suatu jaringan komputer. Tujuannya tentu saja untuk mengantisipasi resiko ancaman berupa perusakan bagian fisik komputer maupun pencurian data seseorang.
Macam-macam Sistem Keamanan Jaringan
1. VPN (Virtual Private Network): jaringan komunikasi lokal yang dapat terhubung melalui media jaringan. Fungsi dari VPN secara tersendiri adalah untuk mendapatkan komunikasi yang aman melalui internet.
2. Autentikasi: proses pengenalan peralatan, sistem operasi, aplikasi, dan identitas pengguna yang terhubung dengan jaringan komputer. Contohnya adalah saat pengguna memasukkan username dan password untuk login ke jaringan.
3. DMZ (De-Militerized Zone): berfungsi untuk melindungi sistem internal dari serangan hacker.
4. Enkripsi: teknik pengkodean data yang dapat digunakan untuk menjaga data.
Jenis Gangguan Keamanan Jaringan
Ada beberapa jenis gangguan keamanan jaringan yang perlu Anda ketahui. Berikut daftarnya:
Hacking: perusakan pada infrastruktur jaringan komputer yang sudah ada.
Carding: pencurian data terhadap identitas perbankan seseorang. Misalnya pencurian nomor kartu kredit yang dimanfaatkan untuk berbelanja online.
Deface: perubahan terhadap bentuk atau tampilan website.
Physing: pemalsuan data resmi.
Sumber: https://kominfo.bengkulukota.go.id/sistem-keamanan-jaringan-untuk-proteksi-perangkat-komputer-anda/
ASJ : PENGGUNAAN LAYANAN HOSTING
Web hosting adalah layanan penyewaan server untuk menyimpan data sebuah situs agar dapat ditampilkan kepada pengguna internet yang mengaksesnya.
Untuk memahami cara kerja web hosting secara lebih lanjut, Anda dapat membaca artikel ini.
7 Jenis Layanan Hosting
Setiap perusahaan web hosting menawarkan jenis hosting yang berbeda-beda. Akan tetapi, ada empat jenis layanan hosting yang dapat ditemui secara umum, yaitu:
5j
1. Shared Hosting
2. Cloud Hosting
3. VPS Hosting
4.Dedicated Hosting
5.WordPress Hosting
6.Simple WordPress
Email Hosting.
Pada bagian ini, Anda akan diajak untuk mengenali kelebihan serta kekurangan masing-masing jenis agar dapat memilih layanan web hosting terbaik yang cocok.
1. Shared Hosting
Shared hosting adalah jenis yang tepat jika Anda belum berpengalaman dalam membuat dan menjalankan website. Tak hanya itu, layanan hosting ini juga cocok untuk website dengan traffic yang belum tinggi atau jumlah pengunjung sedikit.
Di Niagahoster, layanan shared hosting dikenal juga dengan unlimited hosting. Jika Anda ingin tahu apakah layanan ini cocok untuk Anda, mari kita lihat kelebihan dan kekurangannya!
Kelebihan
Shared hosting adalah pilihan tepat untuk pemula karena kemudahan penggunaannya. Jenis hosting ini bersifat fully managed. Dengan kata lain, pengelolaan dan konfigurasi server ditanggung oleh penyedianya.
Dari sisi operasional pun biasanya pengguna shared hosting dimanjakan dengan panel kontrol yang mudah digunakan, seperti cPanel.
Yang tak kalah menarik, layanan hosting ini umumnya ditawarkan dengan harga terjangkau. Di Niagahoster, misalnya, Anda dapat membeli layanan ini dengan Rp 10.000 per bulan.
Beli Hosting Sekarang Lebih Hemat hingga 75%
Cek Penawaran Spesial
Walau demikian, shared webhosting murah bisa diandalkan bagi website yang tidak memakan sumber daya besar.
Untuk mendapatkan sumber daya lebih besar, ada dua opsi yang bisa Anda pilih: cloud hosting dan VPS hosting. Bagi Anda yang menginginkan kemudahan, cloud hosting adalah pilihan yang lebih tepat. Namun, VPS hosting lebih cocok apabila Anda memiliki keahlian teknis untuk mengelola server.
Kekurangan
Shared hosting memang mudah digunakan dan tidak memakan biaya besar. Namun, sumber daya yang ditawarkan jenis web hosting ini sangat terbatas. Selain itu, satu server shared hosting digunakan oleh beberapa website. Oleh karenanya, overload pada salah satu website dapat berdampak pada website lainnya.
Ditambah lagi, pengguna jenis hosting ini tidak mendapatkan akses untuk mengubah konfigurasi server agar sesuai dengan kebutuhan website.
Pengertian Control Panel Hosting. Contoh, Fungsi dan Fiturnya
Taufiq Prasetya Pradana Taufiq Prasetya Pradana
4 bulan ago
Sebagai pemilik website tentunya ingin mengelola websitenya dengan mudah dan praktis menggunakan berbagai tools yang tersedia. Bagi Anda pemilik website, pasti tidak lagi asing dengan istilah control panel hosting.
Saat mengelola hosting dan website, akan lebih mudah dengan menggunakan tool yang memiliki fitur lengkap. Anda bisa melakukan berbagai macam pengaturan. Seperti instalasi, setting keamanan, data base, manajemen domain dan lain-lain.
Jika tanpa control panel, hal ini akan sangat merepotkan jika harus dilakukan secara manual yang tidak praktis, buang-buang energi dan waktu. Namun dengan control panel hosting, pemilik website akan lebih mudah. Tinggal klik dan instal.
Sebagai tools untuk mempermudah mengelola website dan hosting maka control panel menjadi hal yang wajib digunakan. Sebelum melanjutkan pembahasan, apakah Anda sudah tahu pengertian apa itu control panel hosting dan fungsinya? Jika belum pada artikel kali ini kami akan membahas control panel hosting, fungsi, dan juga contohnya. Simak penjelasan lengkapnya sampai selesai, ya.
ASJ : CONTROL PANEL HOSTING
Pengertian Control Panel Hosting
Control panel hosting adalah alat yang disediakan oleh penyedia layanan web hosting yang digunakan untuk mempermudah dalam mengelola, mengatur, mengoperasikan, dan menjalankan segala kebutuhan website.
Sebagai bagian penting dalam melakukan berbagai macam pengelolaan dan pengembangan website, user bisa memilih berbagai macam control panel yang tersedia.
Ada banyak control panel hosting yang bisa digunakan saat ini baik yang berbayar maupun gratis. Antara lain seperti cPanel, Plesk, dan DirectAdmin. Namun di Indonesia sendiri yang paling familiar atau sering digunakan adalah cPanel.
Fungsi Control Panel Hosting
Fungsi utama dari control panel hosting ini adalah membantu user untuk mengatur dan mengelola websitenya. Berikut fungsi dari control panel hosting yang harus Anda tahu:
1.Manajemen Domain, Pengaturan, registrasi, dan transfer nama domain
2.Pengecekan Statistic Pengunjung Website
3.Melakukan Instalasi Aplikasi
4.Pengelolaan email address
5.Melakukan Backup Data
6.Monitor performa server
7.Manajemen Database
8.Manajemen File
9.Melakukan FTP
Setiap control panel memiliki interface dan fitur-fitur yang beragam. Masing-masing memiliki perbedaan antara satu dengan yang lainnya. Namun dari semua jenis control panel, jika diamati dengan seksama, ternyata semua control panel memiliki fitur dan fungsi yang hampir sama.
Selain itu dari sisi penyedia layanan web hosting berguna sebagai panel yang akan mempermudah segala pengaturan dan pengelolaan dari hosting yang dimilikinya.
Tips Memilih Control Panel Hosting
Sebagai pengguna, tentunya Anda perlu memperhatikan beberapa aspek untuk memilih control panel yang akan digunakan untuk kebutuhan website. Mengingat ada berbagai macam control panel yang bisa digunakan.
Jangan sampai malah salah memilih dan justru menyulitkan Anda, misalnya saat instalasi dan konfigurasi. Nah berikut tips memilih control panel yang bisa Anda coba:
•Software yang Mudah Dioperasikan
•Kompatibel dengan Sistem Operasi
•Adanya Layanan Support
•Dukungan Software yang Lengkap
•Dukungan Keamanan
•Harga yang Terjangkau
Berikut Contoh Control Panel Hosting yang Paling Populer
Penyedia layanan web hosting sudah pasti akan menyertakan fasilitas control panel hosting untuk klien mereka. Baik itu pengguna shared hosting, VPS, Cloud hosting dan dedicated server.
Hingga saat ini telah tersedia berbagai macam control panel yang tersedia di pasaran. Baik itu yang berbayar maupun bisa digunakan secara gratis.
1. cPanel
Dengan pengguna yang besar, saat ini cPanel menjadi control panel paling populer. Control panel berbasis Unix/Linux ini hanya tersedia pada sistem operasi Linux. Tampilan antarmukanya memudahkan siapapun untuk melakukan konfigurasi.
cPanel juga sangat cocok untuk pemula karena menu yang cukup mudah untuk dipahami fungsinya. Karena kemudahannya inilah tak heran jika banyak orang menobatkan sebagai control panel paling populer saat ini.
Berikut adalah fitur-fitur andalan cPanel:
•Fitur-fitur cPanel:
•File Manager
•Bandwidth
•Disk Space Usage
•Backups
•FTP Accounts
•TP Session Control
•MySQL Databases
•Remote MySQL
2. Plesk
Nah control panel yang satu ini cukup mirip dengan cPanel. Penggunaannya juga. Tampilan interfaceya cukup sederhana dan tidak membingungkan pengguna.
Yang paling unik dari control panel Plesk ini adalah adanya level atau tingkatan pengguna, yaitu level 1-4 dimana setiap tingkat memiliki menunya sendiri seperti Administrator, Domain Owner, Client/Reseller dan Mail User.
Fitur-fitur dari Plesk:
•Membuat akun FTP
•Mengelola dan membuat akun email
•Mengelola database MySQL dan PsotgreSQL
•Menambahkan domain dan subdomain
•Restore dan Backup data
•Mengelola DNS dan lain sebagainya
3. DirectAdmin
DirectAdmin yaitu software control panel yang dirilis tanggal 1 Maret 2003 di Kanada. Hingga saat ini control panel yang satu ini sebenarnya tidak kalah populernya dengan control panel yang lain.
Sama halnya dengan cPanel, DirectAdmin juga berjalan di sistem operasi Linux. Dari segi interface, tampilannya hampir sama dengan cPanel dan Plesk. Namun dari sisi menu yang tersedia, tidak selengkap cPanel.
Disisi lain DirectAdmin memiliki dukungan web server yang cukup banyak dari Apache, Nginx, Nginx Reverse Proxy, OpenLitespeed dan Litespeed.
Fitur-fitur dari DirectAdmin:
•Mengelola dan juga membuat alamat email
•Mengelola dan juga membuat akun FTP
•Melihat statistik website
•Mengelola domain dan subdomain dalam hosting
•Mengunggah dan mengelola file manager
•Mengelola Database MySQL
•Backup dan restore file situs dan data akun
•Mengelola DNS dan lain sebagainya
4. Webmin
Jika control panel sebelumnya populer karena kemudahan untuk penggunanya, maka Webmin mengharuskan penggunanya untuk memiliki skill di bidang hosting.
Webmin memungkinkan Anda untuk melakukan konfigurasi account pengguna, DNS, file sharing, setup Apache dan lain sebagainya.
Mirip dengan Plesk yang memiliki tingkatan akses pengguna, pada Webmin juga memiliki tiga tingkat. Yaitu Usermin, Cloudmin, dan Virtualmin yang semua memiliki peran masing-masing.
Fitur-fitur dari Webmin:
•Apache Webserver
•BIND DNS Server
•MySQL Database Server
•Procmail Mail Filter
•ProFTPD Server
•Read User Mail
•SSH Server
Komentar
Posting Komentar